|  
The EUDR has been postponed for the second time and will now take effect on 30 December 2026 for large enterprises (as operators) and 30 June 2027 for small businesses (SMEs).
News Icon

LATEST NEWS

Tekanan Pasokan Global Meningkat, Harga Karet Bergerak Fluktuatif di Tengah Gangguan Rantai Pasok

Tekanan Pasokan Global Meningkat, Harga Karet Bergerak Fluktuatif di Tengah Gangguan Rantai Pasok

Medan, 21 April 2026 – Harga karet global kembali menjadi sorotan setelah tekanan rantai pasok dunia melonjak ke level tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Konflik di Timur Tengah disebut sebagai pemicu utama, mendorong lonjakan biaya logistik, gangguan distribusi, serta meningkatnya aksi penimbunan bahan baku oleh pelaku industri.

Berdasarkan laporan terbaru GEP Global Supply Chain Volatility Index, indeks tekanan rantai pasok melonjak tajam dari 0,09 pada Februari menjadi 0,57 pada Maret 2026—level tertinggi sejak Januari 2023. Angka di atas nol menandakan rantai pasok berada dalam kondisi tertekan.

Gangguan ini dipicu oleh efek lanjutan konflik Timur Tengah yang menyebabkan lonjakan harga energi dan terganggunya jalur pelayaran. Dampaknya, biaya transportasi global melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir, sementara ketersediaan bahan baku utama—termasuk karet, polimer, dan PVC—mengalami penurunan signifikan.

Di sisi industri, perusahaan manufaktur global mulai meningkatkan stok pengaman pada tingkat tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Namun di saat yang sama, volume pembelian justru ditekan, mencerminkan kekhawatiran terhadap ketidakpastian pasokan dan harga. Secara regional, tekanan terbesar terjadi di Asia dengan indeks mencapai 1,16 pada Maret, diikuti Eropa (0,64) dan Amerika Utara (0,42), menunjukkan Asia sebagai wilayah paling terdampak akibat ketergantungan tinggi terhadap pasokan energi dari Timur Tengah.

Dari sisi fundamental, pasokan karet alam global saat ini juga tengah berada pada titik rendah. Sejumlah negara produsen utama seperti Thailand dan Vietnam memasuki periode musim berhenti sadap, sementara faktor cuaca seperti kekeringan turut membatasi produksi. Di Indonesia, kondisi serupa terjadi di beberapa wilayah sentra produksi, di mana curah hujan rendah dan suhu tinggi menghambat frekuensi penyadapan sehingga suplai bahan baku tetap terbatas.

Keterbatasan pasokan ini menjadi faktor penopang harga. Terpantau pada perdagangan pagi ini pukul 07.40 WIB, harga karet menunjukkan penguatan, dengan SICOM TSR20 kontrak Mei naik ke level 205,7 (+0.4) dan RSS3 SHFE kontrak aktif September menguat ke 17.085 yuan (+245). Kenaikan ini mencerminkan respons pasar terhadap pasokan yang masih tertekan, meskipun secara umum tren harga masih bergerak fluktuatif.

Selain faktor musiman, dinamika geopolitik juga menjadi variabel penting. Ketidakpastian terkait hubungan Amerika Serikat dan Iran, termasuk isu jalur strategis seperti Selat Hormuz, memicu volatilitas harga minyak dan berdampak langsung pada biaya produksi serta distribusi karet sintetis maupun alami. Di sisi lain, meskipun pasokan terbatas, permintaan global belum sepenuhnya kuat. Utilisasi pabrik ban di China mulai menurun, stok di kawasan seperti Qingdao mengalami peningkatan, dan permintaan ekspor—terutama ke Timur Tengah—sempat terganggu, sehingga harga karet cenderung bergerak dalam pola fluktuatif.

Dari pasar fisik, harga bahan baku di Thailand pada 20 April dilaporkan cenderung stabil hingga melemah, mencerminkan kombinasi antara pasokan yang mulai membaik dan permintaan yang belum pulih sepenuhnya. Namun demikian, laporan juga menunjukkan bahwa kekurangan material global mencapai level tertinggi sejak April 2023, menandakan bahwa bottleneck rantai pasok masih berlangsung.

Ke depan, pasar karet diperkirakan masih akan bergerak dalam rentang terbatas dengan volatilitas tinggi. Perkembangan konflik Timur Tengah, pergerakan harga minyak, kondisi cuaca di negara produsen, serta pemulihan permintaan industri ban dan otomotif akan menjadi faktor utama penentu arah harga. Pelaku industri disarankan untuk menjaga strategi pengadaan secara selektif dengan mengamankan pasokan pada titik krusial tanpa melakukan penimbunan berlebihan agar tidak terjebak pada biaya tinggi.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI