|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
Ikon Berita

BERITA TERKINI

SICOM TSR20 Kokoh di Atas 220 US Cent/Kg, Harga Karet Dunia Sentuh Puncak 9 Tahun

SICOM TSR20 Kokoh di Atas 220 US Cent/Kg, Harga Karet Dunia Sentuh Puncak 9 Tahun

Medan, 13 Mei 2026 — Pasar karet alam global terus menunjukkan tren bullish kuat pada pekan kedua Mei 2026. Harga kontrak berjangka di berbagai bursa utama dunia kembali menguat dan bahkan menyentuh level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir di tengah ketatnya pasokan bahan baku, kenaikan harga energi global, serta meningkatnya ekspektasi permintaan dari industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Di pasar Singapura, kontrak SICOM TSR20 pengiriman Juni yang dipantau pada Rabu pagi pukul 7.25 WIB berada di level 222,2 US cent/kg atau naik 0,4 poin dibanding perdagangan sebelumnya. Level tersebut mempertegas posisi harga karet dunia yang kini bertahan kokoh di atas area psikologis 220 US cent/kg.

Sementara itu, di pasar China, kontrak RSS3 paling aktif di SHFE untuk pengiriman September tercatat di level 1.777 yuan, turun tipis 55 poin dalam perdagangan pagi. Meski demikian, secara umum sentimen pasar masih cenderung positif.

Kenaikan harga karet global kali ini dipicu kombinasi faktor fundamental yang saling mendukung. Japan Exchange Group (JPX) dalam laporan pasar terbarunya menyebutkan bahwa pasokan karet alam dunia masih berada dalam kondisi ketat, sementara dana-dana spekulatif di China kembali agresif menambah posisi beli usai libur Labour Day.

Pelaku pasar juga mulai memperhitungkan pertumbuhan permintaan jangka panjang dari industri kendaraan listrik dunia. Ekspektasi meningkatnya penggunaan EV dinilai akan mendukung konsumsi ban kendaraan dan produk berbasis karet lainnya, terlebih di tengah tingginya harga bahan bakar minyak global.

Harga minyak mentah yang masih tinggi akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga turut menjadi katalis penguatan pasar komoditas, termasuk karet alam. Kenaikan harga energi membuat biaya produksi karet sintetis meningkat sehingga sebagian permintaan berpotensi beralih ke karet alam.

Di sisi lain, kekhawatiran terhadap cuaca ekstrem akibat penguatan fenomena El Niño mulai menjadi perhatian serius pasar. Sejumlah analis komoditas di Asia menilai potensi gangguan cuaca dapat menghambat produksi di negara-negara produsen utama Asia Tenggara seperti Thailand, Indonesia, dan Vietnam.

Harga bahan baku di pasar fisik Thailand dilaporkan terus mencetak rekor baru. Harga lateks dan cup lump di Hat Yai mengalami kenaikan tajam akibat terbatasnya pasokan dari petani. Kondisi tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa musim sadap tahun ini tidak akan berjalan optimal.

Data pergerakan harga SICOM TSR20 sepanjang tahun berjalan menunjukkan tren penguatan yang sangat signifikan. Pada awal Januari 2026, harga masih berada di kisaran 181,7 US cent/kg. Namun secara bertahap harga terus menanjak hingga sempat mencapai 223,3 US cent/kg pada 11 Mei 2026, sebelum terkoreksi tipis menjadi 221,8 US cent/kg pada perdagangan 12 Mei.

Dengan demikian, sejak awal tahun hingga pertengahan Mei 2026, harga SICOM TSR20 telah melonjak sekitar 40 US cent/kg atau lebih dari 22 persen.

Pasokan Ketat Jadi Faktor Utama

Penguatan harga saat ini terutama didorong kondisi pasokan global yang belum pulih sepenuhnya. Persediaan karet alam di kawasan bonded warehouse China dilaporkan terus menurun, mencerminkan tingginya kebutuhan industri hilir.

Meski stok di beberapa pelabuhan mulai mengalami peningkatan, pasar menilai tambahan pasokan tersebut belum cukup untuk mengimbangi pertumbuhan konsumsi global, khususnya dari industri ban kendaraan dan manufaktur otomotif.

Analis komoditas juga menilai pola cuaca ekstrem beberapa bulan terakhir telah mengganggu produktivitas kebun karet di sejumlah negara produsen utama. Intensitas hujan tinggi di beberapa wilayah serta suhu panas ekstrem di kawasan lain membuat produktivitas lateks tidak optimal.

Selain itu, biaya produksi dan logistik global yang masih tinggi turut membuat produsen cenderung berhati-hati meningkatkan ekspor dalam jumlah besar.

Permintaan Industri Ban dan EV Masih Solid

Di tengah perlambatan ekonomi global, permintaan karet alam dari sektor otomotif justru masih menunjukkan ketahanan cukup baik. Industri ban tetap menjadi konsumen terbesar karet alam dunia dengan kontribusi konsumsi mencapai sekitar 70 persen.

China sebagai konsumen terbesar dunia masih mencatat pertumbuhan ekspor ban yang cukup kuat. Selain itu, penjualan kendaraan listrik yang terus meningkat dinilai menjadi salah satu motor utama pertumbuhan permintaan karet alam.

Beberapa analis pasar memperkirakan transisi menuju kendaraan listrik akan memperbesar kebutuhan ban berkualitas tinggi yang memiliki daya tahan lebih baik dan tingkat rolling resistance lebih rendah, sehingga berpotensi meningkatkan konsumsi karet alam premium.

Potensi Volatilitas Tetap Tinggi

Meski tren jangka pendek masih bullish, pasar diperkirakan tetap akan bergerak volatil. Pelaku pasar mulai mencermati kemungkinan peningkatan produksi memasuki musim puncak sadap pada semester kedua tahun ini.

Jika produksi global mulai meningkat sementara permintaan melambat akibat perlambatan ekonomi dunia, maka tekanan koreksi harga dapat kembali muncul pada kuartal III atau IV 2026.

Selain itu, perkembangan kebijakan perdagangan global, termasuk potensi kebijakan antidumping terhadap produk ban dari China ke Eropa, juga menjadi faktor yang dapat memengaruhi permintaan karet alam dalam beberapa bulan mendatang.

Namun untuk saat ini, kombinasi ketatnya pasokan, tingginya harga energi, cuaca ekstrem, serta optimisme permintaan industri kendaraan listrik masih menjadi fondasi utama yang menjaga harga karet dunia tetap berada dalam tren penguatan.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI