|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
Ikon Berita

BERITA TERKINI

Harga Karet Dunia Mulai Kehilangan Tenaga, Tapi Belum Runtuh: SICOM TSR20 Berpotensi Uji Level Krusial Pekan Ini

Harga Karet Dunia Mulai Kehilangan Tenaga, Tapi Belum Runtuh: SICOM TSR20 Berpotensi Uji Level Krusial Pekan Ini

Medan, 26 Mei 2026 — Pasar karet alam global mulai menunjukkan tanda-tanda kehilangan momentum setelah reli kuat sepanjang April hingga pertengahan Mei 2026. Meski demikian, harga belum menunjukkan indikasi pelemahan tajam karena faktor fundamental masih memberikan bantalan kuat, terutama dari sisi permintaan ban dan penurunan stok perdagangan di kawasan utama Asia.

Pada perdagangan Selasa pagi (26/5) pukul 07.20 WIB, kontrak terdekat SICOM-TSR20 SGX untuk pengiriman Juni tercatat di level 222,2 sen AS/kg, turun 0,9 sen dibanding sesi sebelumnya. Sementara itu, kontrak RSS3 paling aktif di SHFE untuk September berada di 17.450 yuan per ton, turun tipis 5 yuan.

Pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa pasar sedang memasuki fase konsolidasi setelah reli panjang sejak awal tahun. Data historis menunjukkan SICOM-TSR20 telah melonjak dari level 181,7 sen/kg pada awal Januari menjadi sempat menyentuh 231,6 sen/kg pada 13 Mei 2026, sebelum akhirnya bergerak lebih fluktuatif di area 220-an sen/kg.

Koreksi yang terjadi saat ini dinilai lebih merupakan pelemahan momentum ketimbang perubahan tren besar. Pasar masih ditopang oleh kombinasi stok yang relatif menurun, pasokan yang belum sepenuhnya pulih, serta konsumsi industri ban yang tetap stabil.

Permintaan Ban Masih Menjadi Penyangga Utama

Permintaan global terhadap ban masih menjadi faktor paling penting yang menahan penurunan harga karet lebih dalam. Sekitar 70% konsumsi karet alam dunia digunakan untuk industri ban kendaraan.

Di Tiongkok, sejumlah produsen ban melaporkan bahwa meski ketegangan geopolitik Timur Tengah sempat mengganggu sebagian pengiriman ekspor, permintaan keseluruhan masih relatif stabil.

Dukungan tambahan datang dari sektor otomotif Tiongkok yang tetap tumbuh kuat. Pada April 2026, produksi kendaraan energi baru (NEV) mencapai sekitar 1,32 juta unit, sedangkan penjualannya mencapai 1,344 juta unit. Ekspor kendaraan Tiongkok bahkan melonjak tajam, termasuk ekspor kendaraan listrik yang tumbuh lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Kondisi ini menjaga kebutuhan bahan baku ban tetap tinggi, sehingga pasar karet belum kehilangan fondasi permintaannya.

Stok Qingdao Turun, Perputaran Barang Meningkat

Faktor lain yang memberi dukungan harga adalah percepatan perputaran stok perdagangan di Qingdao, pusat perdagangan karet alam terbesar di Tiongkok.

Data pekan terakhir menunjukkan stok bonded warehouse Qingdao turun sekitar 4,23% secara mingguan menjadi 133.600 ton. Sementara stok general trade turun menjadi sekitar 575.300 ton.

Penurunan stok tersebut menunjukkan arus distribusi fisik masih berjalan aktif. Artinya, meskipun pasar futures mulai kehilangan tenaga beli agresif, konsumsi riil belum mengalami kontraksi tajam.

Namun demikian, sebagian analis menilai laju penurunan stok mulai melambat dibanding awal Mei. Ini menjadi sinyal bahwa pasar mulai memasuki fase keseimbangan baru setelah sebelumnya mengalami kekhawatiran pasokan akibat cuaca panas dan keterlambatan sadap di Asia Tenggara.

Pasokan Mulai Pulih, Tekanan Musiman Meningkat

Di sisi lain, tekanan utama kini datang dari bertambahnya produksi.

Curah hujan di Thailand, Vietnam, serta wilayah produksi utama Indonesia mulai membaik sehingga aktivitas penyadapan meningkat bertahap. Wilayah Hainan dan Yunnan di Tiongkok juga mulai memasuki musim produksi penuh.

Kondisi tersebut menyebabkan kekhawatiran pasokan global mulai mereda.

Sebelumnya, pasar sempat mengalami lonjakan harga akibat cuaca kering dan suhu tinggi terkait El Niño yang memperlambat pembukaan sadap. Kini faktor itu mulai berbalik menjadi tekanan bearish musiman.

Pasar juga mulai memperhatikan lemahnya permintaan sektor ban domestik di beberapa negara. Sejumlah pabrikan ban full steel dan semi steel dilaporkan masih menghadapi tingginya persediaan barang jadi dan belum kuatnya tambahan order ekspor.

Data terakhir menunjukkan tingkat operasi pabrik ban full steel di Shandong masih berada di kisaran 68%, sedangkan semi steel sekitar 75%. Persediaan ban jadi juga mengalami kenaikan mingguan.

Analisis Teknikal SICOM TSR20: Area 220 Menjadi Medan Pertempuran

Secara teknikal, SICOM-TSR20 kini memasuki fase penting setelah gagal mempertahankan momentum di atas area psikologis 230 sen/kg.

Pergerakan sejak pertengahan Mei menunjukkan pola konsolidasi dengan volatilitas yang mulai menyempit. Hal ini biasanya menandakan pasar sedang mencari arah baru.

Untuk sisa perdagangan pekan ini, area 221–223 sen/kg menjadi resistance jangka pendek yang cukup berat. Bila pasar gagal kembali bertahan di atas zona tersebut, tekanan jual berpotensi membawa harga menguji support pertama di kisaran 218–219 sen/kg.

Apabila support tersebut ditembus, pasar diperkirakan akan menguji area psikologis kuat di sekitar 215–216 sen/kg. Zona ini dinilai penting karena merupakan area breakout kenaikan awal Mei sekaligus mendekati garis rata-rata pergerakan menengah.

Namun selama harga masih mampu bertahan di atas 215 sen/kg, tren menengah SICOM-TSR20 dinilai belum berubah menjadi bearish penuh.

Sebaliknya, bila pasar kembali mendapatkan katalis positif seperti perlambatan produksi Thailand, penurunan stok yang lebih agresif, atau rebound minyak mentah, harga berpotensi kembali mencoba area 225–228 sen/kg.

Risiko Pekan Ini: Cuaca Thailand dan Sentimen Makro

Pasar saat ini juga sangat sensitif terhadap dua faktor utama, yakni perkembangan cuaca Asia Tenggara dan sentimen makro global.

Jika hujan berlebihan menghambat penyadapan Thailand, maka pasar dapat kembali mengangkat premi risiko pasokan. Sebaliknya, bila produksi meningkat normal sepanjang akhir Mei, tekanan jual kemungkinan bertambah.

Dari sisi makro, penguatan dolar AS dan ketidakpastian ekonomi global masih menjadi faktor yang membatasi reli komoditas, termasuk karet.

Meski demikian, dibanding sejumlah komoditas industri lain, harga karet relatif masih memiliki fondasi lebih baik karena pasokan global belum benar-benar longgar.

Outlook: Cenderung Sideways Melemah, Tetapi Belum Bearish Besar

Untuk jangka pendek hingga awal Juni 2026, pasar diperkirakan bergerak sideways cenderung melemah dengan volatilitas tetap tinggi.

Secara fundamental, pasar sedang berada dalam tarik-menarik antara:

  • peningkatan pasokan musiman,

  • permintaan ban yang masih cukup stabil,

  • penurunan stok perdagangan,

  • dan pelemahan momentum spekulatif setelah reli panjang.

Dengan kondisi tersebut, SICOM-TSR20 diperkirakan bergerak dalam rentang 215–225 sen AS/kg untuk sisa pekan ini, dengan area 215–218 sen/kg menjadi zona uji support paling penting.

Selama support tersebut tidak ditembus secara signifikan, pasar masih dianggap berada dalam fase koreksi sehat, bukan awal tren turun besar.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI