SICOM-TSR20 Terkoreksi di Awal Pekan, Namun Bullish Masih Bertahan! Pasar Berpeluang Uji 235–240 Cents Lagi
Medan, 8 Juni 2026 – Harga karet alam global memulai pekan ini dengan koreksi setelah reli kuat yang terjadi sepanjang dua pekan terakhir. Pada perdagangan pagi Senin (8/6) pukul 09.35 WIB, kontrak SICOM-TSR20 Juli 2026 di Singapore Exchange (SGX) tercatat berada di level 227,1 cents/kg, turun 3,3 cents dibanding penutupan sebelumnya. Sementara itu, kontrak RSS3 (RU) paling aktif September 2026 di Shanghai Futures Exchange (SHFE) juga melemah ke 17.645 yuan/ton, turun 260 yuan.
Meski demikian, harga TSR20 masih bertahan di atas level psikologis 220 cents/kg, yang selama beberapa minggu terakhir menjadi area support penting pasar.
Koreksi Pagi Ini Dipicu Profit Taking
Koreksi pada awal pekan ini dinilai lebih banyak dipengaruhi aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan harga yang berlangsung sangat cepat sejak akhir Mei.
Dalam waktu sekitar dua minggu, harga TSR20 melonjak dari 222,1 cents pada 26 Mei menjadi 234,5 cents pada 2 Juni. Kenaikan tajam tersebut mendorong sebagian pelaku pasar memilih merealisasikan keuntungan, terutama setelah pasar gagal mempertahankan posisi di atas 230 cents dalam beberapa sesi terakhir.
Pelemahan juga terlihat pada pasar RSS3 di SHFE yang turun 260 yuan pagi ini. Hal tersebut menunjukkan sentimen bearish jangka pendek masih terjadi secara regional di pasar Asia.
Namun hingga saat ini belum terlihat adanya perubahan fundamental besar yang dapat membalikkan tren utama pasar menjadi bearish. Faktor pasokan global masih relatif ketat akibat produktivitas yang belum sepenuhnya pulih di sejumlah negara produsen utama.
Kilas Balik Pergerakan Minggu Lalu
Pergerakan harga sepanjang akhir Mei hingga awal Juni sebenarnya masih menunjukkan dominasi tren naik.
Harga penutupan TSR20:
28 Mei : 228,3 cents
29 Mei : 229,0 cents
2 Juni : 234,5 cents
3 Juni : 234,4 cents
4 Juni : 230,4 cents
5 Juni : 230,4 cents
Walaupun terjadi koreksi dalam dua sesi terakhir pekan lalu, harga tetap bertahan jauh di atas posisi akhir Mei.
Bila dibandingkan awal tahun, harga TSR20 telah naik dari 181,7 cents pada 2 Januari menjadi 230,4 cents pada 5 Juni, atau menguat sekitar 26,8% sepanjang tahun berjalan. Hal ini menunjukkan tren utama 2026 masih berada dalam jalur bullish yang cukup kuat.
Analisis Teknikal: Support 220 Cents Masih Kunci Utama
Dari sisi teknikal, area 220–223 cents saat ini menjadi support penting pasar. Selama harga mampu bertahan di atas zona tersebut, struktur bullish jangka menengah masih dianggap aman.
Level teknikal penting:
Support utama : 220 cents/kg
Support minor : 223–226 cents/kg
Resistance awal : 230 cents/kg
Resistance kuat : 234,5 cents/kg
Target lanjutan : 235–240 cents/kg
Harga pagi ini yang masih berada di 227,1 cents menunjukkan pasar sebenarnya belum kehilangan struktur bullish utama, meskipun sedang mengalami fase koreksi jangka pendek.
Faktor Fundamental Masih Mendukung
Dari sisi fundamental, beberapa faktor masih menjadi penopang harga:
Pasokan global belum sepenuhnya pulih akibat masalah produktivitas dan gangguan cuaca di sejumlah negara produsen utama.
Produksi Indonesia masih menghadapi tantangan struktural seperti banyaknya tanaman tua dan rendahnya akselerasi peremajaan.
Permintaan industri ban global relatif stabil, terutama dari sektor kendaraan penumpang dan kendaraan listrik.
Persediaan pasar dinilai belum berlebih sehingga pasar masih sensitif terhadap potensi gangguan pasokan.
Musim hujan di beberapa wilayah produsen Asia Tenggara juga berpotensi menghambat aktivitas penyadapan.
Outlook Pekan Ini: Peluang Rebound Masih Terbuka
Secara keseluruhan, koreksi pagi ini lebih terlihat sebagai koreksi sehat dalam tren naik dibanding sinyal pembalikan arah pasar.
Apabila support 220 cents mampu dipertahankan, maka peluang rebound masih cukup besar. Secara teknikal maupun fundamental, pasar masih memiliki peluang kembali menguji area 235 cents, bahkan membuka ruang menuju 240 cents/kg apabila sentimen eksternal membaik.
Dengan demikian, fokus utama pasar pekan ini adalah menjaga area support 220 cents. Selama level tersebut tidak ditembus secara signifikan, tren bullish SICOM-TSR20 yang telah terbentuk sejak awal tahun masih berpotensi berlanjut.