|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
Ikon Berita

BERITA TERKINI

Harga Karet Dunia Terkoreksi, Namun Fundamental Masih Kokoh; Sempat Sentuh Level Tertinggi Sejak Maret 2023

Harga Karet Dunia Terkoreksi, Namun Fundamental Masih Kokoh; Sempat Sentuh Level Tertinggi Sejak Maret 2023

Medan, 10 September 2026 – Harga karet alam dunia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (10/9/2026) siang setelah sehari sebelumnya mencatat reli kuat hingga menyentuh level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun. Koreksi yang terjadi dinilai sebagai aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan tajam beberapa hari terakhir, sementara faktor fundamental pasar masih relatif kuat menopang harga.

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 11.19 WIB, kontrak TSR20 SICOM Oktober berada di 247,6 sen AS per kilogram, turun 2,3 sen dibanding penutupan sebelumnya di 249,9 sen AS/kg. Sementara itu, kontrak aktif RSS3 Januari 2027 di Shanghai Futures Exchange (SHFE) berada di 19.600 yuan per ton, turun tipis 20 yuan.

Meski terkoreksi, posisi harga masih tergolong tinggi. Bahkan, penutupan TSR20 pada 9 September 2026 sebesar 249,9 sen AS/kg merupakan level tertinggi sejak Maret 2023, sekaligus mencerminkan penguatan lebih dari 36 persen dibanding awal tahun 2026 yang berada di kisaran 181,7 sen AS/kg.

Rebound kuat dipicu kombinasi beberapa sentimen

Reli harga pada perdagangan Rabu (9/9) dipicu oleh kombinasi sejumlah faktor yang memperkuat sentimen pasar.

Pendorong utama berasal dari lonjakan harga minyak mentah dunia. Harga Brent bertahan di atas US$100 per barel setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global. Kondisi tersebut mengerek biaya produksi karet sintetis yang berbasis petrokimia sehingga meningkatkan daya tarik penggunaan karet alam sebagai alternatif.

Selain itu, pasokan karet alam global juga masih dibayangi berbagai kendala produksi. Asosiasi Negara Produsen Karet Alam (ANRPC) memperkirakan konsumsi dunia pada 2026 tetap melampaui produksi sehingga pasar berpotensi mengalami defisit sekitar 280 ribu ton.

Kondisi tersebut diperparah oleh berbagai persoalan di negara-negara produsen utama. Thailand menghadapi penurunan produktivitas akibat usia tanaman yang semakin tua, Indonesia mengalami gangguan produksi dan distribusi akibat kebakaran hutan serta kabut asap di sejumlah wilayah, sementara Vietnam diperkirakan mencatat produksi yang lebih rendah. Di sisi lain, potensi dampak El Niño terhadap curah hujan di Asia Tenggara juga masih menjadi perhatian pelaku pasar.

Data ekspor Indonesia turut memperkuat kekhawatiran tersebut. Selama tujuh bulan pertama 2026, ekspor karet alam Indonesia dilaporkan turun sekitar 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sehingga mempersempit pasokan di pasar internasional.

Biaya industri ban terus meningkat

Tekanan harga bahan baku juga semakin dirasakan industri hilir.

Selain karet alam, harga butadiene, bahan baku utama karet sintetis, masih bertahan tinggi akibat pasokan yang terbatas. Harga carbon black, salah satu bahan baku penting industri ban, juga terus meningkat dan mendekati level 10.000 yuan per ton.

Kondisi tersebut mendorong puluhan produsen ban dunia, termasuk Michelin, Bridgestone, Zhongce Rubber, Sailun, Giti, Wanli, hingga Prinx Chengshan, mengumumkan kenaikan harga produk dalam beberapa pekan terakhir dengan kisaran sekitar 2–5 persen.

Sejumlah perusahaan juga mulai meningkatkan strategi lindung nilai (hedging), memperpanjang kontrak pembelian bahan baku, serta menaikkan porsi penjualan produk bernilai tambah tinggi guna mengurangi tekanan kenaikan biaya produksi.

Mengapa harga terkoreksi hari ini?

Pelemahan pada perdagangan Kamis lebih banyak dipandang sebagai koreksi teknikal setelah harga naik tajam dalam beberapa sesi terakhir.

Pelaku pasar memanfaatkan momentum kenaikan untuk merealisasikan keuntungan, sementara sebagian investor juga mulai menunggu data ekonomi Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi arah dolar AS dan pasar komoditas global. Di sisi lain, meski minyak masih bertahan di atas US$100 per barel, tidak adanya sentimen baru pada perdagangan pagi membuat laju kenaikan harga karet sementara tertahan.

Di sisi permintaan, industri ban memang mulai memasuki periode "Golden September–October", yakni musim peningkatan aktivitas produksi dan pengisian kembali persediaan. Namun pembelian bahan baku masih cenderung dilakukan sesuai kebutuhan sehingga belum sepenuhnya mampu mengimbangi lonjakan harga yang dipicu faktor biaya.

Prospek masih cenderung positif

Secara fundamental, pasar masih memperoleh dukungan dari terbatasnya pasokan, tingginya harga energi, serta mahalnya bahan baku karet sintetis. Selama faktor-faktor tersebut belum berubah secara signifikan, peluang pelemahan tajam dinilai masih relatif terbatas.

Disclaimer: Analisis teknikal berikut hanya merupakan pandangan pasar dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

Dari sisi teknikal, kontrak aktif SHFE masih bertahan di atas area 19.500 yuan per ton, sehingga tren jangka pendek masih cenderung positif. Apabila mampu bertahan di atas level tersebut, harga berpeluang kembali menguji area 19.800–20.000 yuan per ton. Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, area 19.400–19.500 yuan per ton diperkirakan menjadi zona penyangga (support) terdekat.

Untuk TSR20 SICOM, selama harga bertahan di atas kisaran 246–247 sen AS/kg, peluang kembali menguji area 250–252 sen AS/kg masih terbuka. Namun jika tekanan jual berlanjut, harga berpotensi bergerak dalam fase konsolidasi terlebih dahulu sebelum menentukan arah berikutnya.

Secara keseluruhan, koreksi pada perdagangan Kamis siang lebih mencerminkan penyesuaian jangka pendek setelah reli yang sangat kuat sehari sebelumnya. Selama ketegangan geopolitik masih menjaga harga minyak tetap tinggi dan pasokan karet alam global belum menunjukkan perbaikan yang berarti, prospek harga karet diperkirakan masih cenderung bertahan pada level tinggi.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI