|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
Ikon Berita

BERITA TERKINI

Harga Karet Terbang ke 258,5 Sen Siang Ini, Balik dari Anjlok Kemarin — Apa yang Memicu?

Harga Karet Terbang ke 258,5 Sen Siang Ini, Balik dari Anjlok Kemarin — Apa yang Memicu?

MEDAN, 30 September 2026 — Harga karet alam kembali bergerak agresif pada perdagangan Rabu (30/9). Setelah mengalami tekanan tajam pada sesi sebelumnya, kontrak karet kembali menguat dan menunjukkan rebound yang cukup kuat menjelang penutupan bulan.

Berdasarkan pemantauan pukul 13.30 WIB, kontrak SICOM-TSR20 Oktober berada di 258,5 sen AS/kg, naik 8,5 sen atau sekitar 3,4% dari level sebelumnya. Pada saat yang sama, kontrak karet RU/RSS3 paling aktif Januari 2027 di SHFE berada di sekitar 19.900 yuan/ton, melonjak 860 yuan.

Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual yang muncul pada perdagangan sebelumnya belum sepenuhnya mengubah sentimen pasar. Sebaliknya, pelaku pasar kembali merespons sejumlah faktor fundamental yang masih memberikan dukungan terhadap harga karet.

Rebound kuat setelah tekanan jual

Pergerakan karet dalam dua hari terakhir memperlihatkan volatilitas yang meningkat. Pada perdagangan sebelumnya, kontrak utama SHFE RU ditutup di 19.010 yuan/ton, turun 265 yuan. Tekanan tersebut antara lain berkaitan dengan aksi ambil untung setelah reli yang cepat, ditambah melemahnya permintaan ban karena sejumlah produsen ban China menghentikan produksi untuk inspeksi dan menghadapi periode libur panjang.

Namun, kondisi tersebut berubah cukup cepat pada perdagangan Rabu. Kenaikan SHFE hingga 19.900 yuan dan SICOM-TSR20 hingga 258,5 sen menunjukkan arus beli kembali masuk.

Dengan demikian, untuk pergerakan siang ini, faktor profit taking tampaknya bukan lagi satu-satunya penggerak. Setelah koreksi tajam, pasar justru kembali menimbang ketatnya pasokan fisik, gangguan cuaca dan meningkatnya harga bahan baku di kawasan produksi.

Banjir Thailand mulai menjadi faktor yang perlu diperhatikan

Gangguan cuaca di Thailand memang layak masuk radar pasar karet saat ini. Banjir sejak pertengahan September telah melanda sejumlah wilayah Thailand, termasuk beberapa wilayah di bagian selatan.

Thailand merupakan salah satu pusat produksi karet dunia. Karena itu, persoalannya bukan sekadar kerusakan akibat banjir, tetapi apakah curah hujan dan genangan tersebut mengganggu aktivitas penyadapan, pengumpulan lateks dan distribusi bahan baku.

Meski demikian, perlu hati-hati. Belum cukup bukti untuk menyatakan seluruh kenaikan harga hari ini semata-mata disebabkan banjir Thailand. Dampaknya terhadap produksi karet harus dilihat dari lokasi sentra produksi yang terdampak dan berapa lama gangguan penyadapan berlangsung.

Harga bahan baku Thailand sendiri masih relatif tinggi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan biaya di tingkat hulu belum sepenuhnya mereda.

Bukan hanya Thailand, pasokan global masih menghadapi gangguan

Data terbaru ANRPC menunjukkan gambaran yang menarik. Produksi karet alam dunia pada Juli 2026 diperkirakan hanya 1,321 juta ton, turun sekitar 5,15% secara tahunan, sementara konsumsi Juli diperkirakan mencapai 1,297 juta ton, naik 0,8%.

ANRPC memperkirakan produksi sepanjang 2026 tetap meningkat sekitar 2,1%, tetapi gangguan cuaca dan ketidakpastian pasokan masih menjadi faktor penting.

Artinya, pasar memang menghadapi ekspektasi peningkatan produksi memasuki musim produksi yang lebih tinggi, tetapi realisasi pasokan tidak selalu langsung meningkat sesuai perkiraan.

Inilah salah satu alasan mengapa harga karet masih relatif sensitif terhadap berita cuaca.

Stok Qingdao masih menjadi penyangga

Faktor lain yang mendukung harga adalah perkembangan persediaan di China.

Persediaan karet di kawasan Qingdao masih berada dalam kecenderungan menurun. Data terbaru menunjukkan stok karet alam di kawasan tersebut berkurang, meskipun persediaan berjangka RU justru meningkat.

Penurunan stok fisik memberikan sinyal bahwa pasokan yang benar-benar tersedia di pasar belum berlebihan. Kondisi ini menjadi salah satu alasan mengapa koreksi harga sebelumnya tidak langsung berkembang menjadi penurunan yang lebih dalam.

Tetapi permintaan masih menjadi titik lemah

Di sisi lain, pasar belum sepenuhnya mendapat dukungan dari permintaan.

Produsen ban China menghadapi periode libur panjang dan sebagian pabrik melakukan penghentian atau pengurangan produksi. Kondisi ini menekan konsumsi karet dalam jangka pendek.

Ini berarti fundamental karet saat ini masih memiliki dua sisi.

Dari sisi pasokan: cuaca, bahan baku yang mahal dan penurunan stok memberikan dukungan.

Dari sisi permintaan: aktivitas industri ban menjelang libur panjang justru cenderung melemah.

Karena itu, kenaikan harga hari ini lebih tepat dibaca sebagai rebound yang didukung kembali oleh faktor pasokan, bukan sebagai bukti bahwa seluruh persoalan permintaan sudah selesai.

China memberikan sentimen tambahan

Ada sedikit perubahan pada gambaran makro China. Data PMI manufaktur resmi September kembali berada di atas level 50, menunjukkan aktivitas manufaktur kembali memasuki zona ekspansi.

Bagi karet, perbaikan aktivitas manufaktur merupakan sentimen positif karena China merupakan konsumen karet alam terbesar dunia.

Namun, dampaknya terhadap konsumsi karet tidak serta-merta langsung terlihat, terutama karena sektor ban masih menghadapi persoalan margin dan jadwal penghentian produksi menjelang libur.

Bagaimana dengan SICOM-TSR20 sampai penutupan hari ini?

Dari sisi teknikal, lonjakan ke 258,5 sen/kg menjadi sangat penting karena harga sudah kembali mendekati dan bahkan melewati area puncak sebelumnya.

Data pemantauan menunjukkan:

  • 22 Sep: 241,7

  • 23 Sep: 249,5

  • 24 Sep: 254,0

  • 25 Sep: 256,2

  • 28 Sep: 252,4

  • 30 Sep siang: 258,5

Dengan demikian, 258–260 sen/kg sekarang menjadi zona yang sangat penting.

Jika harga mampu bertahan di atas 256–258, momentum rebound masih relatif terjaga. Area berikutnya yang patut diperhatikan berada di sekitar 260–262, kemudian 264–266 sen/kg apabila tekanan beli berlanjut.

Sebaliknya, apabila kenaikan siang ini kembali dimanfaatkan pelaku pasar untuk mengambil keuntungan, area 256 menjadi support awal. Jika level tersebut gagal dipertahankan, harga berpotensi kembali menguji 252–254 sen/kg.

Perkiraan teknikal hari ini

Skenario naik:
258,5 ? 260 ? 262 sen/kg

Skenario koreksi:
258,5 ? 256 ? 254 sen/kg

Dengan momentum yang sangat kuat pada sesi siang, kisaran 256–262 sen/kg dapat dijadikan area pemantauan hingga penutupan.

Jika mampu bertahan di atas 260, perhatian pasar akan beralih pada kemungkinan pengujian area yang lebih tinggi. Sebaliknya, jika kembali turun di bawah 256, kenaikan hari ini berisiko berubah menjadi rebound sementara.

Disclaimer: Analisis teknikal di atas merupakan pembacaan terhadap pola harga dan level teknikal SICOM-TSR20, bukan prediksi pasti atau rekomendasi transaksi. Harga komoditas dapat berubah cepat akibat faktor cuaca, nilai tukar, minyak mentah, kebijakan China, kondisi industri ban, dan perkembangan geopolitik.

Fundamental masih kuat, tetapi pasar belum bebas risiko

Secara keseluruhan, kenaikan SICOM-TSR20 ke 258,5 sen/kg hari ini tampaknya merupakan kombinasi antara rebound setelah aksi profit taking sebelumnya dan kembalinya perhatian pasar terhadap faktor pasokan.

Banjir di sejumlah wilayah Thailand menambah kekhawatiran terhadap kelancaran penyadapan dan distribusi bahan baku, sementara harga bahan baku Thailand tetap tinggi. Pada saat yang sama, stok karet di China masih menunjukkan kecenderungan menurun.

Namun, pasar masih menghadapi hambatan dari sisi permintaan, khususnya aktivitas industri ban China menjelang libur panjang.

Karena itu, kenaikan hari ini belum otomatis berarti harga akan terus naik tanpa koreksi. Justru setelah lonjakan lebih dari 3% dalam satu sesi, risiko profit taking kembali meningkat.

Yang menarik untuk diamati hingga closing adalah apakah SICOM mampu mempertahankan area 258–260 sen/kg, atau kembali turun setelah kenaikan tajam siang ini.

Jika mampu bertahan, pasar akan mulai menguji apakah 260 sen/kg dapat berubah dari resistance menjadi support baru. Jika gagal, kenaikan hari ini berpotensi lebih banyak mencerminkan rebound teknikal daripada awal dari gelombang kenaikan baru.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI