|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
News Icon

BERITA TERKINI

Harga Karet Tertahan, Peluang Reli Terbuka

Harga Karet Tertahan, Peluang Reli Terbuka

Medan, 02-Feb-26 – Pasar karet alam global saat ini berada dalam fase konsolidasi, di mana permintaan masih lebih tinggi dibanding pasokan, namun tekanan musiman diperkirakan membuat harga bergerak lemah dalam jangka pendek, khususnya sepanjang Februari.

Association of Natural Rubber Producing Countries (ANRPC) dalam laporan bulanannya menyebut kondisi pasar saat ini sebagai healthy consolidation atau konsolidasi yang sehat, bukan tanda pembalikan tren ke arah negatif. Bahkan, fase ini dinilai dapat menjadi “landasan peluncuran” bagi reli harga berikutnya.

ANRPC mencatat bahwa pada Desember 2025, produksi karet alam global turun sekitar 10,8% menjadi 1,416 juta ton, sementara konsumsi justru meningkat 2,9% menjadi 1,307 juta ton. Secara tahunan, konsumsi global 2025 diperkirakan sedikit turun 0,7% menjadi 15,34 juta ton, sedangkan produksi naik 1,4% menjadi sekitar 14,9 juta ton.

Namun dalam jangka pendek, tekanan musiman diperkirakan masih membayangi pasar. Di kawasan Asia Tenggara, terutama Thailand dan Vietnam, sebagian wilayah mulai memasuki periode akhir musim sadap. Wilayah utara Thailand sudah menghentikan penyadapan akibat suhu yang menurun, sementara wilayah selatan masih berada pada musim produksi puncak. Banyak pabrik pengolahan saat ini memilih menimbun bahan baku untuk persediaan 2–3 bulan.

Sementara dari sisi permintaan, libur Tahun Baru Imlek pada pertengahan hingga akhir Februari diperkirakan menekan aktivitas industri ban. Penjualan cenderung sepi, pengiriman terbatas, dan pelaku usaha lebih fokus pada penumpukan stok. Puncak pengiriman baru diperkirakan terjadi pada Maret.

Data bursa menunjukkan stok karet alam global juga relatif tinggi. Hingga akhir Januari, total persediaan karet alam di bursa tercatat lebih dari 120 ribu ton, sementara karet nomor 20 mencapai sekitar 57 ribu ton.

Analis menilai kondisi ini membuat harga karet cenderung bergerak lemah dan berfluktuasi dalam jangka pendek. Meski demikian, secara fundamental, pasar masih dinilai kuat karena pasokan struktural tetap terbatas.

ANRPC menegaskan bahwa pelemahan harga belakangan lebih disebabkan faktor nilai tukar, terutama penguatan baht Thailand, bukan karena turunnya nilai intrinsik karet. Dengan permintaan global yang masih melampaui pasokan, peluang kenaikan harga jangka menengah hingga panjang dinilai tetap terbuka.

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI