Harga Karet Dunia Kompak Menguat di Tiga Bursa Utama Asia
Medan, 3 Februari 2026 – Harga karet alam global kembali menunjukkan tren penguatan setelah kontrak berjangka di tiga bursa utama Asia, yakni SICOM Singapura, Shanghai Futures Exchange (SHFE), dan Osaka Exchange (OSE) Jepang, kompak ditutup menguat pada perdagangan sore ini. Data harga tersebut diakses pada pukul 16.44 WIB.
Di SICOM Singapura, kontrak TSR20 tercatat naik di seluruh seri aktif dengan kenaikan berkisar antara 1,4 hingga 2,5 poin, mencerminkan meningkatnya minat beli dari pelaku industri ban serta aktivitas restocking awal bulan.
Sementara itu, di Bursa Shanghai (SHFE), mayoritas kontrak karet juga bergerak di zona positif. Beberapa kontrak utama mencatat kenaikan signifikan hingga lebih dari 100 poin, menandakan adanya arus dana masuk dan penguatan sentimen pasar komoditas di Tiongkok.
Penguatan serupa terlihat di Bursa Osaka (OSE) Jepang untuk kontrak RSS3, di mana harga kontrak April hingga Juli 2026 melonjak antara 2 hingga 7 poin. Lonjakan volume transaksi terutama pada kontrak pertengahan tahun mengindikasikan pembelian riil, bukan sekadar spekulasi jangka pendek.
Kenaikan serentak di tiga bursa ini didorong oleh kombinasi faktor fundamental, antara lain pasokan yang masih terbatas akibat faktor musim di negara produsen utama Asia Tenggara, serta meningkatnya permintaan dari sektor manufaktur ban yang mulai melakukan pengisian kembali persediaan. Selain itu, stabilnya harga minyak dunia turut menjaga daya saing karet alam dibandingkan karet sintetis.
Secara keseluruhan, reli serempak di SICOM, SHFE, dan OSE memperkuat sinyal bahwa pasar karet tengah memasuki fase penguatan jangka pendek, dengan prospek yang masih positif selama pasokan global belum kembali normal.