SICOM-TSR20 SGX Bertahan di Atas 200 Sen, Harga Karet Alam Global Tetap Solid
Medan, 27 Februari 2026 – Harga karet alam di pasar global menunjukkan kecenderungan bertahan pada level tinggi di tengah dinamika pasokan selama musim rendah produksi, dengan kontrak acuan SICOM-TSR20 di Bursa Singapore Exchange (SGX) tetap menjadi referensi utama perdagangan internasional.
Di Bursa Berjangka Shanghai (SHFE), kontrak utama karet alam untuk pengiriman Mei 2026 tercatat sempat naik 210 yuan menjadi 17.240 yuan per ton pada perdagangan Rabu. Harga fisik karet full cream di Shanghai juga meningkat 300 yuan menjadi 17.100 yuan per ton.
Penguatan harga didukung oleh faktor fundamental, terutama penurunan ekspor Thailand secara tahunan serta harga bahan baku yang tetap tinggi selama musim rendah produksi. Selisih harga bahan baku (cup lump) dilaporkan melebar hingga mendekati 10 baht per kilogram, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan.
Di Jepang, kontrak karet di Osaka Exchange untuk pengiriman Agustus juga naik 3,4 yen atau 0,91 persen menjadi 377,6 yen per kilogram, yang merupakan level tertinggi sejak Februari tahun lalu. Kenaikan ini menandai penguatan selama tujuh sesi berturut-turut.
Analis CITIC Securities Futures menyebutkan bahwa kenaikan harga terjadi setelah periode libur Tahun Baru Imlek, dengan kontrak karet alam di Jepang, China, dan Singapura masing-masing telah mencatat kenaikan mingguan yang signifikan. Pasokan yang tertekan akibat musim gugur daun serta potensi peningkatan permintaan menjadi faktor utama penopang harga.
Sementara itu, kontrak karet alam SICOM-TSR20 di Bursa Singapore Exchange (SGX) untuk pengiriman Maret 2026 ditutup pada level settlement 204,5 sen AS per kilogram, turun tipis 0,7 sen dari posisi sebelumnya. Meski mengalami koreksi harian, posisi ini masih mencerminkan harga yang kuat karena tetap bertahan di atas level psikologis 200 sen AS per kilogram, sekaligus menegaskan peran SICOM-TSR20 sebagai benchmark utama harga karet alam internasional.
Pelaku pasar memperkirakan harga karet alam dalam jangka pendek akan bergerak stabil dengan kecenderungan bertahan kuat, didukung oleh pasokan yang terbatas selama musim rendah produksi.