|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
News Icon

BERITA TERKINI

Harga Karet Bangkit di Akhir Maret 2026, Sentuh Kembali Level 200

Harga Karet Bangkit di Akhir Maret 2026, Sentuh Kembali Level 200

Medan, 1 April 2026 – Harga karet alam dunia menunjukkan pemulihan signifikan pada akhir Maret 2026 setelah sempat mengalami tekanan di pertengahan bulan. Data perdagangan SICOM TSR20 mencatat harga ditutup di level 203,4 sen/kg pada 31 Maret 2026, naik dari posisi terendah bulan ini di kisaran 189,3 sen/kg pada 20 Maret 2026.

Pergerakan ini menandai berakhirnya fase pelemahan yang terjadi sejak awal bulan, sekaligus mengindikasikan adanya perubahan sentimen pasar menuju arah yang lebih positif. Bahkan pada perdagangan pagi ini yang dipantau pukul 7.50- WIB, Rabu (1/4), kontrak Mei SICOM TSR20 terpantau berada di level 200,2 sen/kg atau naik 3,9 poin.

Sepanjang Maret, harga karet sempat melemah secara bertahap dari posisi 203,3 sen/kg pada 2 Maret, sebelum mencapai titik terendah di pekan ketiga. Namun, sejak 23 Maret, harga mulai bergerak naik secara konsisten hingga kembali menembus level psikologis 200 pada akhir bulan.

Secara teknikal, pola pergerakan ini membentuk rebound berbentuk “V” (V-shape recovery), yang mencerminkan kuatnya tekanan beli setelah fase koreksi. Level 189–190 sen/kg kini menjadi area support kuat, sementara 200 sen/kg berubah menjadi level penopang baru (support) setelah sebelumnya menjadi resistance.

Penguatan harga karet juga didukung oleh faktor fundamental global. Laporan pasar menyebutkan bahwa kenaikan dipicu oleh permintaan fisik yang kuat dari industri hilir, khususnya sektor ban, serta meningkatnya aktivitas spekulatif di bursa komoditas.

Selain itu, kenaikan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut memberikan sentimen positif. Kondisi ini mendorong naiknya harga karet sintetis, sehingga meningkatkan daya tarik karet alam sebagai alternatif bahan baku industri.

Secara global, tren penguatan juga terlihat di berbagai bursa utama. Di Osaka, kontrak karet naik sekitar 1,4 persen, sementara di Shanghai dan INE masing-masing mencatat kenaikan sebesar 3,1 persen dan 6,8 persen. Di Singapura, kontrak aktif SICOM juga mengalami kenaikan mingguan sekitar 5 persen.

Di sisi lain, faktor struktural seperti kondisi cuaca di negara produsen utama Asia Tenggara, tingkat produksi, serta perkembangan industri ban global tetap menjadi penentu utama arah harga ke depan. Sekitar 75 persen konsumsi karet alam digunakan untuk industri ban, sehingga kinerja sektor ini sangat berpengaruh terhadap permintaan.

Dengan kombinasi dukungan teknikal dan fundamental tersebut, harga karet diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek. Namun demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati potensi volatilitas, termasuk aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan tajam di akhir bulan.

Secara keseluruhan, kembalinya harga ke atas level 200 sen/kg menjadi sinyal positif bahwa pasar karet mulai memasuki fase pemulihan setelah tekanan yang terjadi sebelumnya.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI